Rabu, 20 Maret 2013

Makanan asli Korea


Makanan Korea yang Menggugah Selera
Satu lagi daya tarik negeri gingseng yang pastinya bikin kita jatuh cinta. Yup, makanannya yang beragam dan unik. Sama aja kayak di Indonesia, Korea juga punya banyak makanan khas lho. Sekarang gue mau ngasih tau kalian nih beberapa makanannya, ayo buruan liat!  (sumber:Wikipedia)

1.      Bibimbap
Ini dia makanan yang paling sering muncul di drama-drama Korea. Setiap nonton drama Korea, makanan yang satu ini pasti gak pernah ketinggalan, selalu muncul dan bikin kita ngiler. Apalagi kalo ngeliat ekspresi pemainnya yang lagi makan bibimbap, aduuuh, bikin kita sirik. Ya nama makanan itu adalah Bibimbap. Apa sih bibimbap itu? Ternyata bibimbap, atau biasa disebut nasi campur, adalah salah satu makanan khas Korea yang isinya nasi putih dan sayur-sayuran yang dicampur jadi satu di dalam sebuah mangkuk. Nama Bibimbap sendiri berasal dari kata Bibim yang artinya campur dan Bap yang artinya nasi.
Sayuran atau isi yang biasanya dicampur buat bikin bibimbap itu adalah timun jepang yang dipotong kecil-kecil kayak korek api, bayam, lobak, pasta kedelai, jamur, gosari, selada dan juga rumput laut kering/nori. Selain sayuran, ternyata bahan campuran buat bibimbap itu ada daging sapi dan telur mentah. Tapi kalo emang gak ada nasi, bisa diganti sama ayam. Karena namanya nasi campur, makanya semua bahan-bahannya diaduk sampai merata.
Oh, iya bibimbap juga pake sambal yang namanya gochujang atau pasta cabai. Nah, sambal ini nih yang bikin warna bibimbap jadi merah dan rasanya sangat pedas. Bibimbap bisa disimpan di kulkas, soalnya makanan ini bisa dimakan saat panas ataupun dingin. Tapi biasanya bibimbap dihidangkan di sebuah mangkuk batu yang udah dipanaskan yang biasa disebut Dolsot Bibimbap (mangkuk panas bibimbap). Dan panas dari dolsot inilah yang bikin telur mentah yang dicampur jadi matang. Jadi kita gak perlu nyium bau amis dari makanan ini.

2.      Jajangmyun
Semua orang pasti ngiler kalo ngeliat Jajangmyun, mie hitam dari Korea. Kenapa disebut mie hitam? Soalnya mie ini sangat unik. bumbunya itu terbuat dari kacang kedelai hitam atau di Indonesia lebih kenal dengan nama tauco hitam. Karena warna mie yang sangat hitam, banyak masyarakat Korea yang menyebut makanan ini sebagai mie kegelapan. Sebenernya Jajangmyun itu adalah mie khas Beijing yang diadaptasi ke cita rasa Korea. Tapi sekarang kayaknya Jajangmyun lebih terkenal sebagai makanan dari Korea.
Selain bumbu Jajangmyun yang unik, bentuk mienya juga beda dari bentuk mie yang biasa. Mie dari Korea ini bentuknya lebih lebar dan warnanya putih. Di dalam Jajangmyun juga ada sayuran dan isi lainnya lho, kayak sawi, kentang, bawang bombay, daun bawang dan juga daging sapi. Pokoknya dijamin enak dan sehat banget deh mie hitam yang satu ini.Jajangmyun juga juga bukan mie biasa lho, soalnya mie ini punya tempat sendiri di hati masyarakat Korea. Jajangmyun itu jadi makanan khas setiap Black Day.
Apa itu Black Day?  kamu pasti tau Black Day. Yup, Black Day adalah hari buat para jombloers yang dirayain setiap tanggal 14 April. Jadi setiap tahunnya pas Black Day, semua jomblo, baik cewek ataupun cowok, jalan bareng-bareng dan makan Jajangmyun beramai-ramai. Nama Black Day sendiri itu berasal dari warna Jajangmyun yang sangat hitam serta atmosfer para jomblo yang kelap, hihihihi.

3.      Ddeokbokki
Ddeokbokki atau yang lebih gampang disebut topokki adalah jajanan yang biasanya ada di pinggir jalanan di Korea. Topokki bisa disebut snack soalnya bisa dimakan kapan aja dan dimana aja. Kalo emang lagi mau ngemil atau ngunyah makanan, biasanya masyarakat Korea langsung nyari Topokki. Jadi udah jelas dong, kalo Topokki itu adalah jajanan khas di Korea.
Topokki kadang juga disebut sebagai kue beras soalnya makanan ini terbuat dari tepung beras. Bentuknya lonjong dan panjang, kalo dimakan bakalan terasa kenyal saat dikunyah. Jajanan ini juga sering muncul di drama-drama. Makan Topokki itu biasanya pake saos merah/gochujang yang pedas dan panas. Saat musim dingin, Topokki jadi jajanan nomor satu yang paling di cari.
Tapi ternyata ada juga lho Topokki yang dibuat dari ikan lho, nah kalo yang ini namanya fish cake. Dan ada juga Topokki yang pake saos asin, biasanya sih ini khusus buat yang gak doyan pake saos pedas. Sekarang ini bentuk Topokki bermacam-macam dan ada isinya lho, ada yang kecil, bulat sampai yang berbentuk bintang. Kalo buat isinya sih macam-macam, ada yang isi keju, daging, dan banyak lagi variasi lainnya.

4.      Kimbab
Kalo sama nasi gulung yang satu ini pasti udah pada familiar banget deh. Yup, soalnya banyak yang bilang kalo Kimbab atau Gimbab adalah saudara kembarnya Sushi, bahkan ada yang bilang kalo Kimbab itu adalah Sushinnya Korea. Tapi ternyata Kimbab sama Sushi beda lho, apalagi buat masalah rasa. Kalo Sushi rasanya lebih asam soalnya pakai campuran cuka garam, gula dan garam. Kalo buat Kimbab sih cukup pakai garam sama merica aja. Rasa Kimbab juga lebih bisa diterima kok sama lidah orang Indonesia.
Cara buatnya sih sama kayak buat Sushi, cuma agak sedikit beda buat isi Kimbabnya. Untuk isi Kimbab kebanyakan adalah sayur-sayuran kayak timun, wortel, telur dadar, tuna kalengan dan crabstik. Kimbab emang paling asyik buat dijadiin bekal piknik sama masyarakat di Korea sana. Soalnya cara buatnya gampang dan makan waktu yang lama. Bahan-bahannya juga bisa didapetin setiap supermarket.
Kimbab bisa disimpan buat beberapa hari ke depan, tapi janagn di taruh di kulkas soalnya Kimbabnya bisa berubah jadi keras dan gak enak buat dimakan. Lebih bagus sih kalo Kimbab langsung dimakan sehari setelah dibuat. Selain itu, waktu makan Kimbab biasanya selalu ditemenin sama sup Odeng.

5.      Kimchi
Apa makanan yang paling khas dan terkenal dari Korea? Pasti semua orang bisa jawab deh. Setiap mau menyantap maknan, pasti lauk yang satu ini gak pernah ketinggalan. Kalo makan gak pake Kimchi tuh rasanya pasti ada yang kurang deh. Mau makan pake sup, pake daging atau apa pun, pasti Kimchi selalu siap sedia di meja makan. Kimchi emang makanan tradisional yang gak ada duanya.
Makanan khas yang satu ini sebenernya dibuat dari sawi putih yang difermentasi dan dikasih bumbu pedas. Cara buatnya juga lumayan mudah kok. Pertama-tama sawi dicuci sampai bersih abis itu dikasih garam. Abis itu sawinya dicampur sama bunbu yang terbuat dari udang krill, kecap ikan, bawang putih, jahe dan bubuk cabai merah. Nah, setelah itu disimpan selama ,paling cepat, dua hari sampai bumbunya meresap.
Di Korea ada lemari es atau tempat khusus buat menyimpan Kimchi selama masa fermentasi. Sebagian besar masyarakat Korea bikin Kimchi dalam jumlah yang banyak waktu lagi panen sawi putih. Jadi emang dibutuhkan lemari khusus buat menyimpan makanan ini. Jangan pake lemari es biasa lho buat menyimpan Kimchi saat difermentasi, soalnya bisa merusak fermentasi sawinya. Setelah selesai difermentasi baru Kimchi bisa dimakan dan bolah disimpan di kulkas supaya bisa dimakan kapan aja.

Rabu, 05 Desember 2012

komunikasi dalam organisasi

I. Pengertian Komunikasi

     Komunikasi adalah Suatu proses penyampaian pesan atau informasi dari suatu pihak ke pihak yang lain dengan tujuan tercapai persepsi atau pengertian yang sama.

     Komunikasi dalam organisasi sangat penting karena dengan adanya komunikasi maka seseorang bisa berhubungan dengan orang lain dan saling bertukar pikiran yang bisa menambah wawasan seseorang dalam bekerja atau menjalani kehidupan sehari-hari. Maka untuk membina hubungan kerja antar pegawai maupun antar atasan bawahan perlulah membicarakan komunikasi secara lebih terperinci.

     Dalam menyalurkan solusi dan ide melalui komunikasi harus ada si pengirim berita (sender) maupun si penerima berita (receiver). Solusi-solusi yang diberikan pun tidak diambil seenaknya saja, tetapi ada penyaringan dan seleksi, manakah solusi yang terbaik yang akan diambil, dan yang akan dilaksanakan oleh organisasi tersebut agar mencapai tujuan, serta visi, misi suatu organisasi.


II. Bagaimana Menyalurkan Ide Melalui Komunikasi?

    Menyalurkan ide melalui komunikasi bisa secara lisan maupun tulisan. Salah satu nya adalah dengan memberikan solusi yang tepat kepada orang lain yang membutuhkan solusi untuk menyelesaikan masalah nya.
    Tahapan - tahapan menyalurkan ide melalui komunikasi :

    Ide (gagasan)
    PerumusanDalam perumusan, disini ide si sender disampaikan dalam kata-kata.
    Penyaluran (Transmitting)
    Penyaluran ini adalah bisa lisan, tertulis, mempergunakan symbol, atau isyarat dsb.
    Tindakan
    Dalam tindakan ini sebagai contoh misalnya perintah-perintah dalam organisasi dilaksanakan.
    Pengertian
    Dalam pengertian ini disini kata-kata si sender yang ada dalam perumusan tadi menjadi ide si receiver.
    Penerimaan
    Penerimaan ini diterima oleh si penerima berita (penangkap berita).

III. Hambatan - Hambatan Komunikasi

Berikut ini adalah hambatan – hambatan dalam Komunikasi :
1. Hambatan dari Proses Komunikasi :
• Hambatan dari pengirim pesan, misalnya pesan yang akan disampaikan belum jelas bagi dirinya atau
   pengirim pesan, hal ini dipengaruhi oleh perasaan atau situasi emosional.
• Hambatan dalam penyandian/simbol
  Hal ini dapat terjadi karena bahasa yang dipergunakan tidak jelas sehingga mempunyai arti lebih dari satu,
  simbol yang dipergunakan antara si pengirim dan penerima tidak sama atau bahasa yang dipergunakan
  terlalu sulit.
• Hambatan media, adalah hambatan yang terjadi dalam penggunaan media komunikasi, misalnya gangguan
  suara radio dan aliran listrik sehingga tidak dapat mendengarkan pesan.
• Hambatan dalam bahasa sandi. Hambatan terjadi dalam menafsirkan sandi oleh si penerima
• Hambatan dari penerima pesan, misalnya kurangnya perhatian pada saat menerima /mendengarkan pesan,
  sikap prasangka tanggapan yang keliru dan tidak mencari informasi lebih lanjut.
• Hambatan dalam memberikan balikan. Balikan yang diberikan tidak menggambarkan apa adanya akan
   tetapi memberikan interpretatif, tidak tepat waktu atau tidak jelas dan sebagainya.

2. Hambatan Fisik
      Hambatan fisik dapat mengganggu komunikasi yang efektif, cuaca gangguan alat komunikasi, dan lain
    lain, misalnya: gangguan kesehatan, gangguan alat komunikasi dan sebagainya.

3. Hambatan Semantik.
     Kata-kata yang dipergunakan dalam komunikasi kadang-kadang mempunyai arti mendua yang berbeda,
   tidak jelas atau berbelit-belit antara pemberi pesan dan penerima.

4. Hambatan Psikologis
     Hambatan psikologis dan sosial kadang-kadang mengganggu komunikasi, misalnya; perbedaan nilai-nilai
   serta harapan yang berbeda antara pengirim dan penerima pesan.


# Klasifikasi Komunikasi dalam organisasi

Di bawah ini ada beberapa klasifikasi komunikasi dalam organisasi yang di tinjau dari beberapa segi :
1. Dari segi sifatnya :
    a. Komunikasi Lisan
        komunikasi yang berlangsung lisan / berbicara
        cth: presentasi
    b. Komunukasi Tertulis
        komunikasi melalui tulisan
       Cth: email
    c. Komunikasi Verbal
        komunikasi yang dibicarakan/diungkapkan
       cth: curhat
    d. Komunikasi Non Verbal
       komunikasi yang tidak dibicarakan(tersirat)
       cth: seseorang yang nerves (gemetar)

2. Dari segi arahnya :
    a. Komunikasi Ke atas
        komunikasi dari bawahan ke atasan
    b. Komunikasi Ke bawah
        komunikasi dari atasan ke bawahan
    c. Komunikasi Horizontal
        komunikasi ke sesama manusia / setingkat
    d. Komunikasi Satu Arah
        pemberitahuan gempa melalui BMKG(tanpa ada timbal balik)
    e. Komunikasi Dua Arah
        berbicara dengan adanya timbal balik/ saling berkomunikasi

3. Menurut Lawannya :
    a. Komunikasi Satu Lawan Satu
        berbicara dengan lawan bicara yang sama banyaknya
        cth:berbicara melalui telepon
    b. Komunikasi Satu Lawan Banyak (kelompok)
‏        berbicara antara satu orang dengan suatu kelompok
        Cth: kelompok satpam menginterogasi maling
    c. Kelompok Lawan Kelompok
        berbicara antara suatu kelompok dengan kelompok lain
        Cth: debat partai politik

4.Menurut Keresmiannya :
    a. Komunikasi Formal
        komunikasi yang berlangsung resmi
        cth: rapat pemegang saham
    b. Komunikasi Informal
        komunikasi yang tidak resmi
        cth : berbicara dengan teman

*Credit
http://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi

Sabtu, 27 Oktober 2012

Macam , Bentuk dan Tipe Organisasi

  •              MACAM ORGANISASI DARI SEGI TUJUAN 
• Organisasi Niaga
• Organisasi Sosial 
• Organisasi Regional & International
  1. Organisasi Niaga
Organisasi Niaga adalah organisasi yang tujuan utamanya mencari keuntungan
Macam-macam Organisasi Niaga
1. Perseroan Terbatas (PT)‏
2. Perseroan Komanditer (CV)‏
3. Firma (FA)‏
4. Koperasi
5. Join Ventura
6. Trus
7. Kontel
8. Holding Company
2.      Organisasi Sosial (Orgs. Kemasyarakatan)‏
Adalah Organisasi yang dibentuk oleh anggota masyarakat
Jalur pembentukan organisasi Kemasyarakatan :
a. Jalur Keagamaan
b. Jalur Profesi
c. Jalur Kepemudaan
d. Jalur Kemahasiswaan
e. Jalur Kepartaian & Kekaryaan
3.      Organisasi Regional & International
Organisasi Regional
organisasi yang luas wilayahnya meliputi beberapa negara tertentu saja
Organisasi Internasional
Organisasi yang anggota-anggotanya meliputi negara di dunia
  •            Tipe Organisasi
Tipe berdasarkan Piramida  :
1.      Piramida mendatar (flat)‏
ciri-ciri :
a. Jumlah satuan organisasi tidak banyak sehingga tingkat-tingkat hararki kewenangan sedikit.
b. jumlah pekerja(bawahan) yang harus dikendalikan cukup banyak
c. Format jabatan untuk tingkat pimpinan sedikit karena jumlah pimpinan relatif kecil,di negara kita bisa kita lihat misal nya organisasi kemiliteran

2. Piramida terbalik
Organisasi piramida terbalik salah satu unit dari tipe piramida terbalik ialah jumlah jabatan pimpinan lebih besar daripada jumlah pekerja. Organisasi ini hanya cocok untuk organisasi -organisasi yang pengangkatan pegawainya berdasarkan atas jabatan fungsional seperti organisasi-organisasi/lembaga-lembaga penelitian, lembaga – lembaga pendidikan.

3. Tipe Kerucut
ciri-ciri organisasi dari tipe kerucut :
a. Jumlah satuan organisasi banyak sehingga tingkat-tingkat hirarki/kewenangan banyak.
b. Rentang kendali sempit.
c. Pelimpahan wewenang dan tanggungjawab dapat dilakukan sampai kepada pejabat/pimpinan yang bawah/rendah.
d. Jarak antara pimpinan tingkat atas dengan pimpinan tingkat bawah terlalu jauh.
e. Jumlah informasi jabatan cukup besar.
Tipe berdasarkan Fungsinya :
1. Tipe Struktur Fungsional
Mendesain struktur berdasar fungsi-fungsi yang ada dalam suatu organisasi/divisi/sub divisi. Misal fungsi niaga, fungsi SDM dan fungsi teknik.
*      Kelebihan :
• Mempromosikan ketrampilan yang terspesialisasi.
• Mengurangi duplikasi penggunaan sumber daya yang terbatas.
• Memberikan kesempatan karir bagi para tenaga ahli spesialis.
Relevan untuk situasi :
• Lingkungan stabil.
• Tugas bersifat rutin dan tidak banyak perubahan terjadi.
• Mengutamakan efisiensi dan kapabilitas fungsional.
*      Kekurangan :

• Menekankan pada rutinitas tugas — kurang memperhatikan aspek strategis jangka panjang.
• Menumbuhkan perspektif fungsional yang sempit.
• Mengurangi komunikasi dan koordinasi antar fungsi.
• Menumbuhkan ketergantungan antar-fungsi — dan kadang membuat koordinasi dan kesesuaian jadwal kerja menjadi sulit dilakukan.
2. Tipe Output-based Structure
Mendesain struktur berdasar output/produk yang dihasilkan oleh unit/bagian organisasi yang bersangkutan.

*      Kelebihan :

• Mendorong akuntabilitas yang lebih besar terhadap hasil akhir (output yang dihasilkan).
• Memungkinkan terjadinya diversifikasi ketrampilan (cross functional skills).
• Koordinasi antar fungsi didalam tiap posisi menjadi lebih mudah.
Relevan untuk situasi :
• Lingkungan tidak stabil.
• Ukuran organisasi relatif besar.
• Mengutamakan spesialisasi produk/output dan inovasi.
*      Kekurangan :
• Berpeluang menggunakan ketrampilan dan sumber daya secara tidak efisien.
• Menuntut adanya ‘multiple role’ pada para karyawan sehingga dapat menimbulkan work stress.
• Hanya terpaku pada satu produk tertentu (output).
3. Tipe Process-based Structure
Mendesain struktur berdasar proses inti yang dilakukan oleh organisasi. Tipe ini lebih menekankan pada relasi lateral dibanding relasi vertikal.

Ciri :
• Struktur ini didesain berdasar tiga hingga enam core process yang dimiliki oleh suatu unit/sub unit organisasi. Struktur tidak didasarkan pada fungsi ataupun output, tapi pada proses.
• Fokus pada tugas/aktivitas yang menciptakan value. Tugas/aktivitas disimplifikasikan dengan cara mengeliminasi tugas-tugas yang non-esensial dan mengurangi tangga hirarki.
• Dalam tipe ini, tim bersifat fundamental. Tim yang bersifat otonom bertanggungjawab untuk mendesain rencana dan mengeksekusinya hingga tuntas.
• Anggota tim memiliki multiple skills
*      Kelebihan :
• Menumbuhkan efisiensi dan speed dalam penyelesaian tugas/pekerjaan.
• Mengurangi garis pemisah antar departemen.
• Meningkatkan kemampuan untuk melihat total wok flow.
• Mengembangkan keterlibatan karyawan.
• Mengurangi cost karena less overhead structure.
Relevan untuk Situasi:
• Lingkungan organisasi yang selalu berubah.
• Memiliki banyak projek yang tidak bersifat rutin.
*      Kekurangan :
• Membutuhkan ketrampilan baru untuk mengelola relasi lateral.
• Membuka peluang untuk melakukan duplikasi sumber daya dan menciptakan role ambiguity.
• Membutuhkan perubahan command-and-control mindset.
• Mungkin membutuhkan waktu lama untuk mengambil keputusan secara tim.
• Berpeluang tidak efektif jika prosesnya salah diidentifikasi.
4. Tipe Struktur Matriks
Mendesain struktur berdasar kombinasi antara tipe fungsional dan tipe output-based.
*      Kelebihan :
• Mendorong penggunaan orang secara fleksibel.
• Mengoptimalkan penggunaan sumber daya keahlian yang dimiliki.
• Menumbuhkan koordinasi dan integrasi yang kohesif.
Relevan untuk Situasi:
• Dorongan untuk mendistribusikan dan membagi sumber daya/kapabilitas.
• Fokus pada dual perspectives : keahlian fungsional dan keandalan output.

*      Kekurangan:
• Berpeluang menumbuhkan role ambiguity.
• Tanpa keseimbangan wewenang antara manajer fungsional dengan output-based coordinator, kinerja akan terganggu.
• Memberi kesempatan bagi inkonsistensi permintaan antara fungsional dan output-based people.
  • BENTUK ORGANISASI
Bentuk-bentuk organisasi :
  1. Bentuk Organisasi Staff
  2. Bentuk Organisasi Lini
  3. Bentuk Organisasi Fungsional
  4. Bentuk Organisasi Fungsional & Lini
  5. Bentuk Organisasi Fungsional & Staff
  6. Bentuk Organisasi Lini &Staff
  1. ORGANISASI LINI (LINE ORGANIZATION)
Diciptakan oleh Henry Fayol, Organisasi lini adalah suatu bentuk organisasi yang menghubungkan langsung secara vertical antara atasan dengan bawahan, sejak dari pimpinan tertinggi sampai dengan jabatan-jabatan yang terendah, antara eselon satu dengan eselon yang lain masing-masing dihubungkan dengan garis wewenang atau komando. Organisasi ini sering disebut dengan organisasi militer. Organisasi Lini hanya tepat dipakai dalam organisasi kecil. Contohnya; Perbengkelan, Kedai Nasi, Warteg, Rukun tetangga
Ciri-ciri:
  • Hubungan antara atasan dan bawahan masih bersifat langsung dengan satu garis wewenang.
  • Jumlah karyawan sedikit.
  • Pemilik modal merupakan pemimpin tertinggi.
  • Belum terdapat spesialisasi.
  • Masing-masing kepala unit mempunyai wewenang & tanggung jawab penuh atas segala bidang pekerjaan.
  1. ORGANISASI LINI DAN STAF (LINE AND STAFF ORG)
Merupakan kombinasi dari organisasi lini, asaz komando dipertahankan tetapi dalam kelancaran tugas pemimpin dibantu oleh para staff, dimana staff berperan memberi masukan, bantuan pikiranm saran-saran, data informasi yang dibutuhkan:
Ciri-ciri:
  • Hubungan atasan dan bawahan tidak bersifat langsung.
  • Pucuk pimpinan hanya satu orang dibantu staff.
  • Terdapat 2 kelompok wewenang yaitu lini dan staff.
  • Jumlah karyawan banyak.
  • Organisasi besar, bersifat komplek.
  • Adanya spesialisasi.                                                   

  1. ORGANISASI FUNGSIONAL (FUNCTIONAL ORG)

            Diciptakan oleh Frederick W. Taylor, Organisasi ini disusun berdasarkan sifat dan macam pekerjaan yang harus dilakukan, masalah pembagian kerja merupakan masalah yang menjadi perhatian yang sungguh-sungguh.
Ciri-ciri:
  • Pembidangan tugas secara tegas dan jelas dapat dibedakan.
  • Bawahan akan menerima perintah dari beberapa atasan.
  • Pekerjaan lebih banyak bersifat teknis.
  • Target-target jelas dan pasti.
  • Pengawasan ketat.
  • Penempatan jabatan berdasarkan spesialisasi
  1. ORGANISASI LINI & FUNGSIONAL (LINE & FUNCTIONAL ORG)

            Suatu bentuk organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada perkepala unit dibawahnya dalam bidang pekerjaan tertentu dan selanjutnya pimpinan tertinggi tadi masih melimpahkan wewenang kepada pejabat fungsional yang melaksanakan bidang pekerjaan operasional dan hasil tugasnya diserahkan kepada kepala unit terdahulu tanpa memandang eselon atau tingkatan.
Ciri-ciri:
  • Tidak tampak adanya perbedaan tugas-tugas pokok dan tugas-tugas yang bersifat bantuan.
  • Terdapat spesialisasi yang maksimal
  • Tidak ditonjolkan perbedaan tingkatan dalam pemabagian kerja
  1. ORGANISASI LINI, FUNGSIONAL DAN STAF (LINE, FUNCTIONAL AND STAFF ORG)
            Organisasi ini merupakan perkembangan lebih lanjut dari organisasi berbentuk lini dan fungsional.
Ciri-ciri:
  • Organisasi besar dan kadang sangat ruwet.
  • Jumlah karyawan banyak.
  • Mempunyai 3 unsur karyawan pokok.
  • Karyawan dengan tugas pokok (line personal).
  • Karyawan dengan tugas bantuan (staff personal).
  • Karyawan dengan tugas operasional fungsional (functional group).
  1. ORGANISASI KOMITE (COMMITE ORG)
Suatu organisasi dimana tugas kepemimpinan dan tugas tertentu lainnya dilaksakan secara kolektif.
Ciri-ciri:
  • Adanya dewan dimana anggota bertindak secara kolektif.
  • Adanya hak, wewenang dan tanggung jawab sama dari masing-masing anggota dewan.
  • Asas musyawarah sangat ditonjolkan.
  • Organisasinya besar & Struktur tidak sederhana
  • Biasannya bergerak dibidang perbankan, asuransi, niaga.
  • Bentuk bentuk Organisasi Perusahaan

A. Badan Usaha / Perusahaan Perseorangan atau Individu

       Perusahaan perseorangan adalah badan usaha kepemilikannya dimiliki oleh satu orang. Individu dapat membuat badan usaha perseorangan tanpa izin dan tata cara tententu. Semua orang bebas membuat bisnis personal tanpa adanya batasan untuk mendirikannya. Pada umumnya perusahaan perseorangan bermodal kecil, terbatasnya jenis serta jumlah produksi, memiliki tenaga kerja / buruh yang sedikit dan penggunaan alat produksi teknologi sederhana. Contoh perusahaan perseorangan seperti toko kelontong, tukang bakso keliling, pedagang asongan, dan lain sebagainya.

ciri dan sifat perusahaan perseorangan :
- Relatif mudah didirikan dan juga dibubarkan.
- Tanggung jawab tidak terbatas dan bisa melibatkan harta pribadi.
- Tidak ada pajak, yang ada adalah pungutan dan retribusi.
- Seluruh keuntungan dinikmati sendiri.
- Sulit mengatur roda perusahaan karena diatur sendiri
- Keuntungan yang kecil yang terkadang harus mengorbankan penghasilan yang lebih besar.
- Jangka waktu badan usaha tidak terbatas atau seumur hidup.
- Sewaktu-waktu dapat dipindah tangankan.

B. Perusahaan / Badan Usaha Persekutuan / Partnership
           Perusahaan persekutuan adalah badan usaha yang dimiliki oleh dua orang atau lebih yang secara bersama-sama bekerja sama untuk mencapai tujuan bisnis. Yang termasuk dalam badan usaha persekutuan adalah firma dan persekutuan komanditer alias cv. Untuk mendirikan badan usaha persekutuan membutuhkan izin khusus pada instansi pemerintah yang terkait.

a. Firma
Firma adalah suatu bentuk persekutuan bisnis yang terdiri dari dua orang atau lebih dengan nama bersama yang tanggung jawabnya terbagi rata tidak terbatas pada setiap pemiliknya.

ciri dan sifat firma :
- Apabila terdapat hutang tak terbayar, maka setiap pemilik wajib melunasi dengan harta pribadi.
- Setiap anggota firma memiliki hak untuk menjadi pemimpin
- Seorang anggota tidak berhak memasukkan anggota baru tanpa seizin anggota yang lainnya.
- keanggotaan firma melekat dan berlaku seumur hidup
- seorang anggota mempunyai hak untuk membubarkan firma
- pendiriannya tidak memelukan akte pendirian
- mudah memperoleh kredit usaha

b. Persekutuan Komanditer / CV / Commanditaire Vennotschaap

       CV adalah suatu bentuk badan usaha bisnis yang didirikan dan dimiliki oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama dengan tingkat keterlibatan yang berbeda-beda di antara anggotanya. Satu pihak dalam CV mengelola usaha secara aktif yang melibatkan harta pribadi dan pihak lainnya hanya menyertakan modal saja tanpa harus melibatkan harta pribadi ketika krisis finansial. Yang aktif mengurus perusahaan cv disebut sekutu aktif, dan yang hanya menyetor modal disebut sekutu pasif.

ciri dan sifat cv :
- sulit untuk menarik modal yang telah disetor
- modal besar karena didirikan banyak pihak
- mudah mendapatkan kridit pinjaman
- ada anggota aktif yang memiliki tanggung jawab tidak terbatas dan ada yang pasif tinggal menunggu keuntungan
- relatif mudah untuk didirikan
- kelangsungan hidup perusahaan cv tidak menentu


 C. Perseroan Terbatas / PT / Korporasi / Korporat
       Perseroan terbatas adalah organisasi bisnis yang memiliki badan hukum resmi yang dimiliki oleh minimal dua orang dengan tanggung jawab yang hanya berlaku pada perusahaan tanpa melibatkan harta pribadi atau perseorangan yang ada di dalamnya. Di dalam PT pemilik modal tidak harus memimpin perusahaan, karena dapat menunjuk orang lain di luar pemilik modal untuk menjadi pimpinan. Untuk mendirikan PT / persoroan terbatas dibutuhkan sejumlah modal minimal dalam jumlah tertentu dan berbagai persyaratan lainnya.

ciri dan sifat PT :
- kewajiban terbatas pada modal tanpa melibatkan harta pribadi
- modal dan ukuran perusahaan besar
- kelangsungan hidup perusahaan pt ada di tangan pemilik saham
- dapat dipimpin oleh orang yang tidak memiliki bagian saham
- kepemilikan mudah berpindah tangan
- mudah mencari tenaga kerja untuk karyawan / pegawai
- keuntungan dibagikan kepada pemilik modal / saham dalam bentuk dividen
- kekuatan dewan direksi lebih besar daripada kekuatan pemegang saham
- sulit untuk membubarkan pt
- pajak berganda pada pajak penghasilan / pph dan pajak deviden                            
Sumber :
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/05/tipe-tipe-dan-bentuk-organisas

Definisi Teori Organisasi


Definisi Teori Organisasi

Secara sederhana, organisasi adalah suatu kerjasama sekelompok orang untuk mencapai tujuan bersama yang diinginkan dan mau terikat dengan peraturan yang ada yang telah disepakati. Organisasi ialah suatu wadah atau tempat untuk melakukan kegiatan bersama, agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama. .
Pengertian organisasi menurut para ahli :
  • Stoner mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama .
  • James D. Mooney mengemukakan bahwa organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama .
  • Chester I. Bernard berpendapat bahwa organisasi adalah merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
  • Stephen P. Robbins menyatakan bahwa Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan. 

Teori organisasi merupakan studi dimana kita memandang suatu organisasi baik dari segi fungsi dan struktur , dengan meninjau pendapat atau pendekatan untuk mencari pemecahan masalah dalam suatu organisasi dimana para pelaku organisasi berinteraksi satu dengan yang lain nya, yang membentuk suatu system yang saling mempengaruhi sesama pelakunya agar mencapai tujuan yang lebih baik.

Referensi & Sumber :
1. http://www.pasamankab.go.id/index.php/artikel/48-kepemimpinan/156-teori-organisasi-publik-dan-organisasi-a-manajemen-pemerintahan.html
2. http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi